Penyerahan Paket Ramadhan Baznas Inhil Rp1,6 M Jadi Temuan
KILASRIAU.com -- Sebanyak 3000 paket sembako Ramadhan yang dibagikan Badan Amil Zakat Nasiolan (Baznas) Kabupaten Indragiri Hilir menjadi temuan. Hal itu karena paket yang diberikan hingga saat ini belum jelas siapa penerimanya.
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Ketua Baznas Inhil HM. Yunus Hasbi, SAg, MAg, membenarkan hal tersebut. Menurut Yunus Hasbi, saat pembagian paket sembako Ramadhan kemarin, pendistribusiannya diambil alih oleh Pemkab Inhil.
"Benar kita ada mengeluarkan paket ramadhan untuk tahun 2024 silam, namun yang mendistribusikannya langsung tim yang dibentuk Pemkab Inhil," ujar Yunus Hasbi.
- Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
- Sidak Lapas Cibinong, Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto
- Kepala BIN Muhammad Herindra Dilantik Jadi Ketum PB ESI, Prestasi Esports Lebih Tinggi Jadi Target
- Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
- Perdagangan Aceh Semester I 2026 Catat Surplus USD105,4 Juta, Ekspor Didominasi Batu Bara
Yunus juga tidak menampik adanya temuan dari Dirjen Kementrian Agama RI, setelah melakukan audit di BAZNAS Inhil. Meskipun temuanya bersifat administrasi, namun demikian, hal ini perlu juga menjadi perhatian karena telah melanggar SOP.
"Ya sampai sekarang Pemkab Inhil belum menyerahkan kepada kita syarat-syarat mustahik yang menerima paket tersebut, seperti KTP, KK dan SKTM," lanjutnya.
Seperti diketahui, satu paket yang disalurkan Baznas Inhil waktu itu sebesar 500 ribu, atau jika ditotalkan 3000 paket uang sebesar Rp 1,6 Milyar.***

Tulis Komentar